Kamis, 10 Mei 2018

Met him with him?

May 8th, 2018

"Shine up to make your level up"
Really? Aku benar2 datang ke acara itu? Dengannya? Sudah kupastikan dia akan datang juga.
3 tahun lalu? Are you sure? Sudah 3 tahun? Tidak, mungkin 3 kali acara itu dilangsungkan sejak kedatanganku di kampus ini.
Aku masih ingat, tahun pertamaku. Kita bertemu karena acara itu bukan?
Tahun kedua, aku tak datang. Kamu sibuk menjadi panitia.
Lalu ketiga? Aku datang, tapi tunggu, ada yang berbeda. Kita tidak lagi menjadi orang yang saling mengenal. Bahkan aku bersama oranglain. Taukah? Sekuat tenaga aku menyiapkan mental, saat bertemu denganmu bersamanya?
Aku tau, mungkin kamu tak peduli. Tapi aku peduli. Aku membayangkan jika posisi kita ditukar, jika aku melihatmu datang bersama oranglain. Meskipun aku akan bilang baik2 saja, keadaan seperti itu tak menyenangkan. Malam itu, aku tak nyaman. Aku memikirkan bagaimana perasaanmu, aku memperhatikanmu dari belakang, aku menerka2 benarkah tindakanku?
Jika boleh jujur, dari dulu sampai sekarang, aku tak bisa melihatmu sedih, aku paling tidak bisa mengetahui kamu punya masalah. "Ah lebay, buktinya bisa senang2 disana." Mungkin seperti itu kelihatannya, aku tidak pandai menyembunyikan perasaanku. Tapi aku pandai untuk memposisikan diriku dalam suatu keadaan, terserah mau dibilang pede juga gapapa 😜 diluar, aku terlihat sangat menikmati, tapi dalam hati dan pikiranku, masihlah kamu yang ada. Mataku masih mencari2 kamu. How about him? Aku menyakitinya. Aku menyakitinya karena berbohong.
Tapi sudahlah, aku berusaha dan mempersiapkan diriku untuk keadaan yang akan selalu begitu.
Semoga kamu selalu bahagia, jangan memperlihatkan padaku kalau kamu sedih, aku ingin kamu selalu bahagia, sungguh.